CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Welcome ...

Thanks for viewing US ...

About Me

Foto saya
Selalu belajar,belajar dan belajar untuk menjadi lebih baik. Pernah gagal itu tidak terlalu buruk,bahkan dengan kegagalan tersebut kita bisa lebih hebat lagi. Kuliah, kerja part time dan ngeblog ( I like it), kadang-kadang diselingi oleh futsal dan renang. My life is awesome. haha

Kamis, 03 September 2009

Siapa Cintamu

Embun bergulir menjauh
Jatuh, hancur dan menghilang
Tak mampu dia bertahan
Walau daun begitu kuat menahannya
Aku pun mencintaimu
Kini terserah padamu
Kau ingin pergi atau kembali ke sisiku lagi
Ku tak kuasa menahanmu
Karena aku menyayangi
Mungkin cintamu bukan milikku
Bahagialah. . . Apapun yang terjadi ku ingin kau bahagia
Ku sayang kamu walau tak bisa ku hidup tanpamu

Jangan Ganggu Aku

Kau hadir dengan cintamu
Aku tak butuh
Aku telah ada dia
Kau memaksa, menjeratku
Aku sangat mencintainya
Aku tak ingin lepas
Hari-hariku gelap cahayaku meredup
Ku akui kau begitu menggoda
Kau berhasil
Cintaku kini kau rebut
Aku tak kuasa
Aku tak mempunyai kekuatan
Terlalu lemah melawan cintamu
Ku hanya berharap darimu
Dan kembali padanya

Rabu, 02 September 2009

Waktumu Bukan Untukku

Ada empat bintang
Kau yang menghitungnya
Bintang itu indah sayang
Terbang tubuhku kau tahan
Waktu bergulir
Ku kembali bersamamu
Kesunyian melirik iri
Kehangatanmu menggerakkan rumput ilalang
Kau terlihat manis
Terlilit keceriaan di wajahmu
Ku tak mau pisah Jangan. . .
Kehancuran datang
Kau menjauh dari diriku
Bersama dua ban putar yang kau naiki
Kesendirian pun kembali

Dimana Dirimu

Lewat imajinasi kau lincah
Tak pernah kau berhenti tersenyum
Aku senang akan hal itu

Kau tak pernah ragu bertanya
'Lagi ngapain sayang'
Ku bangga akan hal itu

Kurasa semuanya akan sama
Kau ceria tiada ragu
Ku salah
Di sisiku kau begitu kaku

Entah apa penyebabnya
Aku milikmu
Jangan kau membuatku bingung
Sayang mengertilah

Aku ingin kau sebenarnya
Yang telah kubayangkan
Lewat sebongkah batu kumengadu
Ku harap kau tahu

Hanya Untukmu

Kurangkai kata pengucap cinta
Kuharap kau mengerti hadirnya
Pelampiasan gundahmu tak bertepi
Ku senang
Ku rasa kau menganggapku ada

Hanya disisimu terang ku rasa
Pergolakan jiwa menggebuh
Ku paksa meredamnya
Kau begitu indah
Selalu terbayang pesona warnamu

Malam ku lalui bagai siang
Ku harap siang aku bersamamu
Berada di belahan jiwamu
Mampukah ku lakukan

Kau begitu nyata
Selalu hadir di senjaku
Di awal terbukanya kelopak mataku
Kau
Hanya kau
Dan aku hanya untukmu

Sabtu, 29 Agustus 2009

Ternyata

Rintih cerita yang kau buat
Kau merusak naluri kegelapan
Bungkam dua mulutmu
Terlalu muak akan kuhujam

Terlengking tangisan dari peraduanmu
Mengoyak telingaku
Mencabiknya
Menjadikanny makanan bangsat

Simpan putihmu
Dibalik putih itu kemunafikanmu
Dibalik kemunafikan semuanya keruh
Tak ada cahaya yang mau
Kau setan cantik
Membuatku kacau

Kenyataan Tak Seindah Bayangmu

Indah kulihat kau dalam bayang semu
Menjelma seorang bidadari
Sorot tajam yang menawan
Membuatku menginkanmu

Anggun
Seribu mawar pun tak mampu menandingi
Kau memang bunga hidupku

Bayangmu hilang
Kini kumampu menatap mata indahmu
Ku mampu berdiri disampingmu
Karena kau menjadi nyata

Kenyataan ini menjadi pahit
Semua hitam mampu ku lihat
Terasa pekat di hatiku
Kau berubah

Tertatih untuk menjauh
Hatiku telah membuka pintunya
Maafkanlah kealpaanku
Kau bukan orang yang kukira

Rabu, 26 Agustus 2009

Luka (hati)

Dimana?
Tak bisa kulihat
Mengapa begitu perih
Tak bisa kuraba
Tak bisa kukira
Terlalu sakit untuk ditahan

Dia datang
Kembali mengusik ketenangan batinku
Wajahmu sekilas berlalu
Dan. . .
Sakitku meledak
Ketika kau bersamany
Sakitku mendalam
Tanganmu digenggamnya

Sakit ini bermulut
Berteriak dalam keheningan
Meronta
Dalam kelemahan
Hanya jarum panjang dan kecil yang beradu mampu mendengarnya
Lupakan dia demi sakitku

Senin, 24 Agustus 2009

Tetaplah begitu

Lucu
Ingin rasany tertawa
Kau sungguh aneh
Sebisanya kau membius hatiku

Hatiku berwarna
Warna apa itu?
Hanya aku yang tahu
Kuharap hanya itu

Mungkinkah terjadi
Kisah cintaku
Cinta yang terbalut kekaguman
Akan tatapannya kepadaku

Walau tak bisa
Segalanya telah tersudut
Tak mungkin terkikis
Tetaplah kau begitu

Selendang Keanggunan

Dengan selendang putih terbalut
Indah diwarnai bibir dan matamu
Membuatku terpaku
Terbius keanggunanmu
Ingin ku berbagi tawa dan canda
Tapi. . .
Aku terlalu malu
Malu untuk berada di dekatmu
Kau berada atas khayalanku
Dapatkah aku meraihnya
Kini akan kucoba

Kenyataan

Kumulai langkahku
Seberkas cahayamu menuntunku
Mengitari dunia yang baru
Penuh dengan haru dan biru

Dengarkanlah diriku yang mulai mengagumimu
Memelukmu dari sebuah bingkai
Kenyataan yang ada
Membuatku berani mencintaimu

Yang Terbaik

Kering sudah
Harap dan tangis yang tergantung di pelupuk mataku
Mengalir di atas gersangny gurun

Dunia ini bukan milikku
Dia yang memilikiny
Hatiku tlah tergores
Tak cukup senyum menutupinya

Aku mengalah
Aku terjatuh
Biarlah kau pergi
Mungkin yang terbaik

Tinggalkan diriku
Jangan berikan senyum dustamu
Daun hidupku sudah layu
Termakan racunmu

Yang Terbaik

Kering sudah
Harap dan tangis yang tergantung di pelupuk mataku
Mengalir di atas gersangny gurun

Dunia ini bukan milikku
Dia yang memilikiny
Hatiku tlah tergores
Tak cukup senyum menutupinya

Aku mengalah
Aku terjatuh
Biarlah kau pergi
Mungkin yang terbaik

Tinggalkan diriku
Jangan berikan senyum dustamu
Daun hidupku sudah layu
Termakan racunmu

Sabtu, 22 Agustus 2009

Duri

Aduh!!!
Sakit!
Terlalu sakit untuk diobati
Terlalu dalam untuk ku cabut
Terlalu berat untuk ku buang

Kau hadir dengan segala dusta
Tak ku sangka
Tak pernah aku mengira

Hantamannya terlalu kuat
Mengonyak dan menghempasku

Ku pasrah
Biarlah tak terganggu
Sampai waktuny datang

Rahasia Hati

Terpancar cahaya kecil dari senyummu
Menghangatkan peraduan rinduku
Merasuki celah larah
Disaat kesepian meresap sahdu

Tetesan embun mengalir di tubuhmu
Menyejukkan seluruh kerapuhan ragaku
Angin yang membawaku bersamamu
Ku tak mau lepas darimu
Walaupun tak nyata adanya

Sebait sajak sederhana ini kutulis
Saat pintu kerinduan menanti dirimu
Menanti lembaran canda kita berdua
Mengukir memori hasrat di jiwa

Dia yang telah tertancap
Tergores di pantai lautan hidupku
Rahasia hati ini akan selalu teratas
Layaknya keindahan aura dirimu

Minggu, 08 Maret 2009

Menunggu Ajal

Jadilah bintang di hatiku
Yang selalu bersinar
Meski tak bisa untuk dimiliki
Namun selalu bisa untuk dilihat

Aku disini terdiam terpaku
Menanti ajal menjemputku
Untuk membuang rasa pahit
Seluruh jiwaku ikut mati

Tak pernah aku bisa dicintai
Jadi apa arti hidupku ini
Malaikat pun tahu
Aku tak berguna

Yang aku sesali sekarang
Aku pernah menyia-nyiakan kasihmu
Membuatmu menangis
Tanpa sanggup meminta kata maaf

Masih Setia

Ku coba tuk mendengar langit bicara
Namun mereka mencemoohku
Ku coba tuk melihat matahari
Namun mataku terhalang sinarnya

Simpan saja semua cintamu padaku
Tak bisa ku jatuh untuk kedua kalinya
Biarlah waktu menghapusnya
Hingga akhirnya rasaku mati


Meski tak bisa ku berpaling
Meski tak bisa ku berbagi
Walau kau mendustaiku
Hatiku kan terus menunggu

Kau akhiri cerita ini
Mengakhirinya dengan pahit untukku
Merasakan sakitku sendiri
Tolong sadarkan aku dari mimpiku

Sabtu, 07 Maret 2009

Penantianku

Aku mencintaimu
Lebih dari yang kau tahu
Dan ku mohon kepadamu
Jangan sakiti aku

Walau kini dirimu
Tak penah lagi perdulikanku
Tak pernah lagi mengingat namaku
Namun aku kan selalu mencintai dirimu

Walau diriku selalu inginkan kamu
Karena aku tak mampu untuk hidup tanpamu
Aku harus selalu mengenang hadirmu
Rintih hatiku selalu memanggil namamu

Walau ku tahu engkau tak mencintaiku
Namun ku akan menunggu cintamu
Meski cintaku tak mampu untuk kau sentuh
Namun didalam hatiku hanyalah bayang wajahmu

Ku Tak Merelakanmu

Kau yang kucintai
Sungguh aku cinta dirimu
Kau yang aku sayangi
Jangan pergi dari hidupku

Air mata ini menutup semua kisahku
Menghapus wajahmu dari khayalku
Mematikan perasaanku terhadap semua
Kini hanya mampu ku kenang

Tak mungkin ku untuk merelakanmu
Meninggalkanmu sendiri
Tak mungkin ku bisa menghapus bayangmu
Demi cinta ini ku kan menunggu

Kau yang ku indahkan
Selalulah bersama hadirku
Menemani semua kisah ini
Merasakan semua rasa kita

Duri Dalam Hatiku

Duri yang menusuk di hatiku
Terasa semakin perih menyesak batinku
ku tak bisa terima luka ini

Andai saja kita bisa bersama
Lebih lama lagi
Mungkin itu bisa lepaskanku

Ku tak mau
Engkau pergi dariku
Sungguh ku tak mau
Kau tinggalkanku

Bintangpun tak bisa meramalkanku
Karena kenangan itu selalu indah
Yang tak bisa kulupakan saat ini

Walau ku tahu
Malam ini
Terasa menyedihkan ruang hidupku
Karena dirimu disisiku lagi

Kau pernah menghilang
Menodai cintaku
Namun kenapa ku tak pernah mampu
Tuk melupakanmu

Mengejar Bayangmu

Memandang langit di angkasa
terbayang wajahmu seorang
tiada lagi hadir dirimu kini
tinggal kenangan ku simpan dalam hati

oh, mengapa terlintas di pikiran
seakan tiada lagi harapan
tuk mengulang indahnya masa depan
yang ada hanyalah sebuah penderitaan

kucari-cari
tak ada disini
yang ada hanyalah
sebuah kesengsaraan

ku berlari
mencoba mengejar bayangmu
namun ku berhenti
itu hanya di dalam mimpi

Cinta Untuk Egoku

Terlalu lama ku pendam
semua rasa ini padamu
kini ku sudah tak tahan
ku ingin kau tahu semua

aku lebih dulu mencintaimu
aku lebih dulu mengenalmu
sakit pun aku lebih dahulu
bukannya dirinya

cintau harus diungkapkan
cintaku pasti memiliki
takkan ku lepaskan dirimu
karena telah tinggi egoku untu memilikimu

demi cinta yang telah lama dipendam
demi mengganti semua pengorbananku
tak pernah ku menyerah
kau harus ajadi milikku

Masa Lalu Bintang

Bintang tak bersinar
Mereka ikut bersedih
Mereka ikut menangis
Melihat kesendirianku

Baru kusadari keberadaanmu
setelah kau lari dariku
inginku ulang cerita yang lalu
namun pasti itu mimpi

semua telah berlalu
ku tahu betapa hancurnya dirimu
saat tahu aku lebih memilihnya
meninggalakan langkahmu

saat semua terjadi
ku tahu
saat ku bersamamu adalah emas
yang akan selalu ku simpan di memori hatiku

Berharap Lagi

Hilang arahku
saat ku coba untuk mencarimu
terpaku langkahku
saat ku coba tuk menghampirimu

hinakah aku dimatamu?
sehingga sulit aku untuk menatap dirimu
aku sadar memang salah
namun ku juga manusia
yang setiap saat bisa berbuat dosa

ku hanya ingin
bila kau melihatku kini
kau mau membuka pintu hatimu lagi
untukku dan kenangan kita

biarlah ku mulai
menulis hari-hari baruku
dengan tinta hatimu
melalui keceriaan

Kamis, 26 Februari 2009

Sari Kehidupanku

Sebab apa aku buta
Tahukah kau wahai sari kehidupan
Yang menghidupkan kematianku
Karena parasmu yang sungguh menawan

Setiap pertautan langkahku
Mengapa selalu ku rasa hadirmu
Kakiku mati lesu
Rasanya tak pernah ada

Di saat masaku hampir padam
selalu ku banggakan dirimu
walau ku tahu kau rasa
semua tabiatku, kau tahu

Peruncing pensil hatiku
ketika aku mulai tumpul
untuk menggapai mimpi
kau hadir dengan sejuta harapan

Rabu, 25 Februari 2009

Salah Arti

Berkaus hitam
Berhiaskan permata
Tak pernah diam
Selalu membuat terpanah

Telah jatuh hati ini
Di pelpuk matamu
Yang tak pernah tahu
Aku telah buta

Kau telah mengisi celah ini
Mengisinya dengan tinta hidup
Tapi mengapa tak pernah kau petik
Hanya menumbuhkan bibit-bibit
Bibit-bibit cinta sejati

Apakah salah
Seorang aku jatuh cinta
Mengukir secercah arah
Untuk membuat aku tegar
Dan selalu berharap

Goresan Tinta Hitam Di Permadani

Bertahtakan benang sutra
Bertopeng emas permata
Berbalut kain seribu warna
Tak pernah terlihat hitamnya tinta

Meretakkan batu melelehkan hati
Menghentikan denyut jantung
Selalu berada dalam bayangan
Tak pernah berani menjadi nyata

Tak pernah ku ragukan itu
Sepanjang senyum yang kau tebar
Selalu tertancap duri kedukaan
tak pernah bisa untuk ditutupi

Walaupun kau tiraikan cahayamu
Akan kulihat selalu warnamu
Walau telah kau dustakan hatiku
Takkan pernah padam rasaku
Karena sebagian hidupku
Pernah ada dirimu

Hanya Kamu Yang Bisa

Sejauh mataku melayang
Selalu ku terjatuh pada hatimu
Walau trus kucoba untuk mengerti
Tetap sulit untukku terpejam

Tak pernah terasa perih
Walau selalu kau caci
tak pernah aku berlari
Walau terus kau hindari

Hanyalah seorang aku
Yang dibutakan oleh dirimu
Tak pernah melihat dari sisi lain
Selalu terpanah sisi indahmu

Aku hanyalah buih di pantai
Yang hidup ketika obak datang
Namun cepat menghilang ditelan pasir
Pasti kau takkan tahu

Senin, 23 Februari 2009

Bila Kau Tak Disisiku

Ku terdampar di Bumi
Tempatku baerpijak sebagai Batu
Tanpa lelah ku melangkah
Mencari arti cinta sejati

Ku berlari-lari
Membawa cinta ini
Ku takut kau hadir lagi
Membawa aura buruk bagiku

Kau buat aku termakan rayuanmu
Menggerogoti semua senangku
Mengubahnya menjadi sedih
Setelah itu kau campahkan aku

Kini ku mulai lagi tertawa
Sedikit membuka mata
Berani menatap sinar matahari
Tapi jangan pernah ada disisiku lagi

Ku Tutup Diriku

Ku coba untuk bangun
Namun aku terjatuh lagi
bahkan lebih dalam aku sakit
Sehingga tak dapat terobati

Ku harap ku bisa akhiri
Semua cerita ini
Semua kisah kita
Semua lembaranku bersamamu

Tutuplah semua pintu hatimu untukku
Jangan pernah kau berharap lagi
Karena aku telah terlalu sakit
Atas semua duri darimu

Ini semua cermin bagiku
Yang selalu bertahan
Mencoba tuk mengerti
Namun tak pernah dihargai

Minggu, 22 Februari 2009

Pergi Jauh

Ku ingin kau selalu mengerti akan diriku
menemani di setiap sepiku
membuat kedamaian di hati
tapi kini kau telah pergi jauh
pergi menghilang dari sisiku
meninggalkan semua kisah ini

Terjatuh Dalam Hatimu

Mataku melayang mendekati bintang
menembus awan-awan malam
melewati hembusan angin
hingga terjatuh dalam memori hatimu

disana aku melihat kau bahagia
menorehkan senyum hidupmu
menghampirimu adalah inginku
dan berdua denganmu adalah mimpiku

Tapi dia telah memilikimu
namun bagaimana dengan senyum itu?
Dengan sejuta anganku
ku berharap hanya aku yang dapat memilikinya

kau tertawa, aku bahagia
kau menangis akupun sedih
nemun ku tahu ku hanya seorang pengagum
yang hanya dapat melihatmu dari sisi gelapku

Sabtu, 21 Februari 2009

Ajariku Adam

Wahai sang Adam
mengapa begitu sulit untuk mendekati dia
Tolong ajari aku caranya
menerobos tembok hatinya
dan membebaskan roh cintanya untuk diriku

Agar aku dapat merasakan hangatnya
cinta yang tulus dari dirinya
dan mengubah hari-hariku yang gelap
menjadi lebih bercahaya

pabila waktu itu benar-benar terjadi
peganglah kata-kataku
aku tak akan menyia-nyiakan dirinya
dan sungguh akan kujadikan dirinya
satu-satunya ratu di istana hatiku

Gundah Gulana

Mungkin hati memang tak bisa berbohong
Tatkala dekat denganmu
aku diam seribu bahasa
ketika jauh darimu
aku selalu termenung memikirkanmu

Hatiku berkecamuk
Hatiku ingin berkata
namun mulutku membisu
Hanya angin yang mampu mengungkapkannya

Andai dia tahu
betapa berharganya ia bagiku

Jumat, 20 Februari 2009

Kebodohanku

Maafkan aku yang telah menyakitimu
Aku tak tahu setan apa yang merasukiku
ku tahu kau sangat menyayangiku
aku pun begitu

namun takdir berkata lain
aku dan kau tak dapat bersatu
untuk melewati semua gelap
untuk melewati semua cahaya yang ada

Ku ingin
menjadi burung yang terbang bebas
melayang di angkasa
tanpa ada yang tahu dan tersakiti
andaikan itu dapat terjadi
aku tak akan melukaimu lagi

ingatlah aku sangat mencintaimu
melebihi diriku sendiri
maupun dalamnya samudera
aku tak mau kehilanganmu

Keadaan Jiwaku Di Dekatmu

Dalam menitih langkah hidupku
membawa beban jiwa yang berat ini
selalu ku coba untuk bersabar

menahan egoku yang telah lama terpendam
menuntun hatiku untuk mengerti akan dirimu
namun akankah kau pedulikan itu ?

bersamamu adalah membebaniku
didekatmu membuatku resah
mengukir titian perasaan yang tak tentu

semua terjadi tanpa disadari
berlalu bagaikan angin
yang menerjang bebatuan di pantai
mengikis segala apa yang dilewatinya

Kamis, 19 Februari 2009

Kisah Tanpa Arti

dalam diamku
banyak tersirat kasihku padamu
dalam perihku
tersimpan sejuta rindu untukmu
dalam sedihku
terbesit selalu
dirimu yang selalu ceriakan aku

kemana semua itu?
semua kenangan akan dirimu
kini semua berlalu
semua terhenti tanpa awal yang pasti
semua hilang begitu saja
tanpa akhir yang indah

kisah ini seperti mimpi adanya
kapanpun dia datang
kita takkan tahu
baik atau buruknya kita tak akan tahu
akibatnya pun kita takkan tahu

tersenyumlah
walau senyum itu pahit
bersama bentangan langit yang membiru
cerialah disana
bermentari yang tak pernah redup akan cahaya

jangan pernah lagi lihat ke belakang
tataplah hari esok
yang selalu akan menuntunmu
menuju jalan yang indah di hatimu...

Meski bukan Puitis

ku tak pernah ingin mempuitiskan segalanya
melebihi apa yang aku rasa
aku tak biasa...

aku tak ingin mempesonamu
lewat tumpukan kata
belum tentu kau tentukan makna
lalu kau lupa

lebih baik aku mencintaimu saja
tanpa hadirnya satu kata

melangkahkan kaki trus di kesetiaan
tulus mencintaimu tanpa banyak permintaan
mungkin itu lebih indah bagimu
dan bayang-bayang kita
meski itu tak puitis

Hujan sebagai awal dan akhir

Rintik-rintik tetesan hujan
mengingatkan aku pada dirimu
saat aku katakan putus
air ini pun turun menemanimu

salahkah aku melakukan ini
namun pastinya aku akan lebih salah
pabila menjalani kasih ini
tanpa cinta

hujan ini membasahi seluruh jiwa dan ragaku
begitupun air matamu
tak kuasa aku melihatnya
namun inilah takdirku dan takdirmu

hujan ini yang mengawali segalanya
dan mengakhirinya pula
sedihmu pasti berakhir
kuharap kau bahagia disana
tanpa ada bayanganku lagi

My Tagged..

Kata Mutiara Hari Ini ... (Today's wise words)

Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan. - Thomas A. Edison