Rintih cerita yang kau buat
Kau merusak naluri kegelapan
Bungkam dua mulutmu
Terlalu muak akan kuhujam
Terlengking tangisan dari peraduanmu
Mengoyak telingaku
Mencabiknya
Menjadikanny makanan bangsat
Simpan putihmu
Dibalik putih itu kemunafikanmu
Dibalik kemunafikan semuanya keruh
Tak ada cahaya yang mau
Kau setan cantik
Membuatku kacau
Welcome ...
About Me
- Insomnia
- Selalu belajar,belajar dan belajar untuk menjadi lebih baik. Pernah gagal itu tidak terlalu buruk,bahkan dengan kegagalan tersebut kita bisa lebih hebat lagi. Kuliah, kerja part time dan ngeblog ( I like it), kadang-kadang diselingi oleh futsal dan renang. My life is awesome. haha
Sabtu, 29 Agustus 2009
Ternyata
Diposting oleh Insomnia di 15.25 0 komentar
Label: broken heart
Kenyataan Tak Seindah Bayangmu
Indah kulihat kau dalam bayang semu
Menjelma seorang bidadari
Sorot tajam yang menawan
Membuatku menginkanmu
Anggun
Seribu mawar pun tak mampu menandingi
Kau memang bunga hidupku
Bayangmu hilang
Kini kumampu menatap mata indahmu
Ku mampu berdiri disampingmu
Karena kau menjadi nyata
Kenyataan ini menjadi pahit
Semua hitam mampu ku lihat
Terasa pekat di hatiku
Kau berubah
Tertatih untuk menjauh
Hatiku telah membuka pintunya
Maafkanlah kealpaanku
Kau bukan orang yang kukira
Diposting oleh Insomnia di 14.52 0 komentar
Label: broken heart
Rabu, 26 Agustus 2009
Luka (hati)
Dimana?
Tak bisa kulihat
Mengapa begitu perih
Tak bisa kuraba
Tak bisa kukira
Terlalu sakit untuk ditahan
Dia datang
Kembali mengusik ketenangan batinku
Wajahmu sekilas berlalu
Dan. . .
Sakitku meledak
Ketika kau bersamany
Sakitku mendalam
Tanganmu digenggamnya
Sakit ini bermulut
Berteriak dalam keheningan
Meronta
Dalam kelemahan
Hanya jarum panjang dan kecil yang beradu mampu mendengarnya
Lupakan dia demi sakitku
Diposting oleh Insomnia di 04.41 0 komentar
Label: broken heart
Senin, 24 Agustus 2009
Tetaplah begitu
Lucu
Ingin rasany tertawa
Kau sungguh aneh
Sebisanya kau membius hatiku
Hatiku berwarna
Warna apa itu?
Hanya aku yang tahu
Kuharap hanya itu
Mungkinkah terjadi
Kisah cintaku
Cinta yang terbalut kekaguman
Akan tatapannya kepadaku
Walau tak bisa
Segalanya telah tersudut
Tak mungkin terkikis
Tetaplah kau begitu
Diposting oleh Insomnia di 11.34 0 komentar
Label: love
Selendang Keanggunan
Dengan selendang putih terbalut
Indah diwarnai bibir dan matamu
Membuatku terpaku
Terbius keanggunanmu
Ingin ku berbagi tawa dan canda
Tapi. . .
Aku terlalu malu
Malu untuk berada di dekatmu
Kau berada atas khayalanku
Dapatkah aku meraihnya
Kini akan kucoba
Diposting oleh Insomnia di 11.22 0 komentar
Label: love
Kenyataan
Kumulai langkahku
Seberkas cahayamu menuntunku
Mengitari dunia yang baru
Penuh dengan haru dan biru
Dengarkanlah diriku yang mulai mengagumimu
Memelukmu dari sebuah bingkai
Kenyataan yang ada
Membuatku berani mencintaimu
Diposting oleh Insomnia di 11.10 0 komentar
Label: love
Yang Terbaik
Kering sudah
Harap dan tangis yang tergantung di pelupuk mataku
Mengalir di atas gersangny gurun
Dunia ini bukan milikku
Dia yang memilikiny
Hatiku tlah tergores
Tak cukup senyum menutupinya
Aku mengalah
Aku terjatuh
Biarlah kau pergi
Mungkin yang terbaik
Tinggalkan diriku
Jangan berikan senyum dustamu
Daun hidupku sudah layu
Termakan racunmu
Diposting oleh Insomnia di 11.09 0 komentar
Label: broken heart, putus
Yang Terbaik
Kering sudah
Harap dan tangis yang tergantung di pelupuk mataku
Mengalir di atas gersangny gurun
Dunia ini bukan milikku
Dia yang memilikiny
Hatiku tlah tergores
Tak cukup senyum menutupinya
Aku mengalah
Aku terjatuh
Biarlah kau pergi
Mungkin yang terbaik
Tinggalkan diriku
Jangan berikan senyum dustamu
Daun hidupku sudah layu
Termakan racunmu
Diposting oleh Insomnia di 11.02 0 komentar
Label: broken heart, putus
Sabtu, 22 Agustus 2009
Duri
Aduh!!!
Sakit!
Terlalu sakit untuk diobati
Terlalu dalam untuk ku cabut
Terlalu berat untuk ku buang
Kau hadir dengan segala dusta
Tak ku sangka
Tak pernah aku mengira
Hantamannya terlalu kuat
Mengonyak dan menghempasku
Ku pasrah
Biarlah tak terganggu
Sampai waktuny datang
Diposting oleh Insomnia di 12.53 0 komentar
Label: broken heart, putus
Rahasia Hati
Terpancar cahaya kecil dari senyummu
Menghangatkan peraduan rinduku
Merasuki celah larah
Disaat kesepian meresap sahdu
Tetesan embun mengalir di tubuhmu
Menyejukkan seluruh kerapuhan ragaku
Angin yang membawaku bersamamu
Ku tak mau lepas darimu
Walaupun tak nyata adanya
Sebait sajak sederhana ini kutulis
Saat pintu kerinduan menanti dirimu
Menanti lembaran canda kita berdua
Mengukir memori hasrat di jiwa
Dia yang telah tertancap
Tergores di pantai lautan hidupku
Rahasia hati ini akan selalu teratas
Layaknya keindahan aura dirimu
Diposting oleh Insomnia di 06.02 0 komentar
Label: love, puisi cinta
